Rabu, 20 Maret 2013

FENOMENA CAMPUR KODE BAHASA INGGRIS DAN BAHASA ARAB DI DALAM BAHASA INDONESIA PADA BAHASA SMS (SHORT MESSAGE SERVICE) Kajian Sosiolinguistik


                                                                     Oleh: Nita Zakiyah, M.A

1.      Pendahuluan
Bahasa manusia selalu saja berubah, Seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman. Tidak ada bahasa yang telah melalui puluhan abad dan kondisinya (dalam tataran kosakata, morfologi, sintaksis, maupun semantiknya) tidak berubah. Bahkan seakan melalui seleksi alam, bahasa-bahasa tersebut ada yang masih tetap “bertahan hidup” dan eksis serta struktur kebahasaannya semakin berkembang sedangkan beberapa bahasa lainnya ada yang punah begitu saja, mengapa demikian? Tentu saja karena sudah tidak ada kelompok manusia yang menggunakannya lagi dalam kehidupan masyarakat. Kehidupan manusia tidak dapat dilepaskan dari situasi berbahasa untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan sesama atau kelompok sosialnya.
Kajian primer bahasa adalah bahasa lisan (bahasa dalam bentuk bunyi ujar), dan menempatkan bahasa tulis sebagai kajian sekunder, namun bahasa tulis merupakan cerminan dari bahasa lisan. Oleh karena itu, bahasa tulis yang hidup di masyarakat pun selalu berkembang, dan perkembangan teknologi dapat menjadi faktor yang sangat berpengaruh bagi perkembangan bahasa tulis.
Jika zaman dahulu hanya dikenal surat menyurat yang dikirim melalui pos, berdasarkan perkembangan teknologi, dewasa ini telah dikenal surat elektronik, yakni komunikasi yang memanfaatkan teknologi elektronik, jenisnya sangat banyak, seperti komunikasi yang dijalin lewat email, sms, chatting, friendster, facebook dan masih banyak lagi. Kesemuanya di atas memanfaatkan bahasa tulis sebagai alat komunikasi. Dan pada kaitan ini, kajian di khususkan pada bahasa yang digunakan dalam SMS.

2.      SMS (short message service)
            SMS (short message service) merupakan salah satu alternatif berkomunikasi dengan menggunakan bahasa tulis. Dan teknologi komunikasi dalam bentuk fasilitas layanan short message service (SMS) ini juga mempengaruhi perkembangan bahasa. Hal itu ditandai dengan munculnya satu gejala bahasa baru berkaitan dengan penulisan pesan yang disampaikan melalui layanan tersebut.
            Kini, SMS sudah merupakan hal yang sangat biasa dilakukan dalam ruang-ruang kehidupan, dimulai dari anak-anak, remaja, dewasa dan seterusnya. Serta dari berbagai kalangan, masyarakat menengah kebawah maupun masyarakat menengah ke atas.
Kreativitas pengguna telepon genggam dalam penulisan SMS melahirkan satu gejala “bahasa unik”, terutama bagi dwi bahasawan, dalam penulisan SMS sering mencampur bahasa-bahasa yang dikuasainya. Pesatnya teknologi komunikasi dan teknologi informasi dari berbagai media audiovisual menyebabkan para individu pelaku komunikasi memiliki kode/bahasa yang sulit untuk diperikan (Rahardi, 2001:2). Begitu pula seiring dengan tuntutan zaman, lembaga-lembaga pendidikan formal memasukkan pelajaran bahasa asing di dalam kurikulum pengajaran, disamping itu, menjamurnya lembaga-lembaga non-formal seperti lembaga kursus yang khusus mempelajari bahasa asing seperti, bahasa Inggris, bahasa mandarin, bahasa jepang dan lain sebagainya. Hal yang demikian merupakan faktor-faktor yang memungkinkan masyarakat indonesia menjadi masyarakat bilingual bahkan multilingual. Oleh karena itu bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional memiliki peran yang penting, dan tentunya merupakan bahasa asing yang memiliki prestise tersendiri,  tidak hanya bagi bangsa indonesia juga bagi bangsa-bangsa di dunia. Dan kini tidak sedikit dari bangsa Indonesia yang menguasai bahasa Inggris baik penguasaan secara pasif maupun aktif.
Jika bahasa Inggris banyak dikuasai di kalangan masyarakat pada umumnya, maka bahasa Arab di gunakan oleh komunitas tertentu saja. Komunitas tertentu itu meliputi kawasan pondok-pondok pesantren atau lembaga pendidikan formal maupun non-formal yang mempelajarinya.
Lantas, berkenaan dengan penguasaan bahasa Inggris dan bahasa Arab, dan kaitannya dengan bahasa SMS, sangat berpotensi terjadinya percampuran kode yang menggabungkan kosakata atau frase antara bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris dan antara bahasa Arab dengan bahasa Indonesia. Fenomena ini di sebut juga dengan campur kode (code mixing), dan hal tersebut merupakan fenomena tersendiri yang menarik pada gejala kebahasaan di tanah air.
Pada hakikatnya, kajian yang dapat di angkat dari bahasa yang digunakan pada SMS sangatlah luas, namun pembahasan ini hanya dibatasi pada kajian campur kode saja.
3.      Campur Kode (Code Mixing)
Campur kode menurut Thelander (dalam Chaer dan Agustina, 2004:15), merupakan peristiwa tutur, klausa-klausa maupun frase-frase yang digunakan terdiri dari klausa dan frase campuran (hybrid clauses, hybrid phases), dan masing-masing klausa atau frase itu tidak lagi mendukung fungsi sendiri-sendiri. Menurut Fasold campur kode terjadi jika seseorang menggunakan satu kata atau frase dari sebuah bahasa.
Campur kode dibagi menjadi dua, yaitu:
a)      Campur kode ke dalam (innercode-mixing): campur kode yang bersumber dari bahasa asli dengan segala variasinya.
b)      Campur kode ke luar (outer code-mixing): campur kode yang berasal dari bahasa asing (http.anaksastra.blogspot.com).
Ciri-ciri yang menonjol pada campur kode adalah kesantaian atau situasi informal, karena dalam situasi berbahasa yang formal, dapat dikatakan jarang sekali terjadi campur kode. Dan jika terjadi campur kode dalam kondisi formal tersebut, mungkin karena tidak ada kata atau ungkapan yang tepat untuk menggantikan bahasa yang sedang dipakai, sehingga perlu memakai kata atau ungkapan dari bahasa daerah atau bahasa asing (Nababan dalam Aslinda dan Syafyahya, 2007: 87).
4.      Campur Kode Antara Bahasa Inggris Dan Bahasa Indonesia (Pada Bahasa SMS)
Campur kode dapat terjadi melalui proses peminjaman (borrowing). Peminjaman terjadi ketika sebuah item diambil mentah-mentah, sperti apa adanya, dari satu bahasa ke bahasa lain (Hudson, dalam http://prasastibahasa.com). Dalam penulisan SMS, unsur-unsur (kata dan kelompok kata), misalnya dari bahasa Inggris sebagai bahasa kedua digabungkan ke dalam kalimat bahasa Indonesia yang sebenarnya melalui proses peminjaman. Contohnya pada kata yang kemudian penulisannya (SMS) terbentuk berdasarkan kemiripan bunyi antara satu suku kata atau lebih dengan satu huruf atau angka:
b4 : before            ‘sebelum’
u    : you                ‘kamu’
c u : see you          ‘sampai jumpa’
i c : I see               ‘saya mengerti’
u 2 : you too          ‘kamu juga’
me 2 : me too        ‘aku juga’
may b : may be     ‘mungkin’
bahkan dalam blog tertentu menyediakan informasi berupa daftar kata-kata ekspresi yang di adopsi dari bahasa Inggris, dan selama ini telah banyak digunakan dalam sarana komunikasi SMS atau chatting di internet. Umumnya merupakan kependekan kalimat atau gabungan huruf awal dari kata yang dimaksud, seperti:
·               Cm      : Call me ‘telepon aku’
·               KIT     : Keep in touch hubungi aku terus
·               Pls       : Please
·               SRY    : Sorry Maaf
·               Thx      : Thanks Terima kasih
·               BTW   : by the way ‘ngomong-ngomong’
·               OTW   : on the way ‘ sedang dalam perjalanan’
namun ada pula yang di pandu dengan angka dan symbol (meskipun simbol tidak masuk dalam kajian campur kode), seperti:
·               W4u                : Waiting for you  Menantimu
·               :) atau :-)          : Happy, smile Senang, gembira, tersenyum
Penggunaan kata-kata atau ekspresi bahasa Inggris di atas pada layanan SMS biasanya di campur begitu saja dengan kata-kata atau kalimat dalam bahasa Indonesia ragam tidak baku. Contohnya pada SMS sebagai berikut:
·            How re u fren? Moga fine aja..”
·            “nanti, kalau kerjaanmu sudah selesai, cm (call me) ya..”
·            Happy b’Day, traktirannya di tunggu..” Dll.

5.      Campur Kode Antara Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia (Pada Bahasa SMS)
Campur kode antara bahasa Arab dan bahasa indonesia terjadi pada komunitas tertentu, seperti di lingkungan pondok-pondok pesantren dan komunitas yang mempelajari bahasa Arab. Seperti:
·               kaifa haluk                   ‘apa kabar’
·               syukron                        ‘terimakasih’
·               Jazakallah                   semoga Allah memberi balasan (yang baik) padamu’
·               Ana                              ‘saya’
·               Anti                              ‘kamu (perempuan)
·               Anta                             ‘kamu (laki-laki)
·               Abi                               ‘bapak’
·               Ustadz (ust.)                ‘guru (lk)’
·               Ustadzah (ustd.)          ‘guru (pr).
·               Akhi                             ‘saudara’
·               Ukhti                           ‘saudari’. Dll.
Sedangkan campur kode yang biasanya terjadi secara serentak pada event tertentu, misalnya pada hari raya Idul Fitri. Seperti pada kata dan kalimat berikut ini:
·               minal ‘aidin wal faizin
·               taqabbalallahu minna wa minkum
·               Kullu ‘am wa antum bi khair.

6.      Penutup
Demikianlah pembahasan singkat tentang campur kode antara bahasa Inggris dan bahasa Arab dalam bahasa Indonesia bahasa yang digunakan dalam komunikasi melalui telepon genggam yaitu SMS.
Fenomena campur kode dapat ditemukan baik pada bahasa lisan dengan konteks tertentu, maupun pada bahasa tulis, seperti pada kata, frase maupun klausa yang digunakan pada penulisan SMS ataupun komunikasi elektronik lainnya.
Meskipun campur kode pada bahasa SMS belum banyak di kaji, namun kajian ini sangat menarik, karena berkaitan dengan gejala kebahasaan yang disebabkan oleh perkembangan teknologi pada masa kini.
Daftar Pustaka
Chaer, Abdul, dan Leoni Agustina. 2004. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta. Cet. Kedua.
Aslinda, dan Leni Syafyahya. 2007. Pengantar Sosiolinguistik. Bandung: Refika Aditama.
Rahardi, Kuncana. Sosiolinguistik, Kode dan Alih Kode. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Henscyber. Dipublikasikan pada http://anaksastra.blogspot.com/2009/02/alih-kode-dan-campur-kode.html. Sosiolinguistik: Alih Kode dan Campur Kode. di akses pada 03/11/2009, 14.24.
Asyhar, Mochammad. Dipublikasikan pada 09/01/2009, 13.46. http://prasastibahasa.com/?p=35. Fasilitas SMS Melahirkan Gejala Bahasa Baru. Di akses pada  03/11/09/, 14.20.
Reza. Dipublikasikan pada 06/04/2006, 07.32. -Tanpa Judul-. http://www.gsn-soeki.com/wouw/a000048.php. di akses pada 30/10/2009,  19.52.
Ullyanov, Arief. Dipublikasikan pada 13/10/2008. Silaturahim di Ujung Jempol. http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&menu=news_view&news_id=14554. Di akses pada 03/11/2009, 15.48.








LAMPIRAN
*      Kamus SMS:
A
AAM = As a matter of fact (Sebenarnya)
ADctd 2 L = Addicted to Love (Mabuk kepayang)
AFA = As far as (Sejauh ini)
AKA = Also known as (dikenal juga sebagai)
AL I Wan is U = All I want is You (Hanya kau yang kuinginkan)
AML = All my love (Seluruh cintaku)
ASAP = As soon as possible (Secepat mungkin)
ATB = All the best (Yang terbaik)
ATW = At the weekend (Di akhir pekan)
AWHFY = Are we having fun yet (Sudah senang-senang belum?)

B
B4 = Before (Sebelum)
BBFN = Bye Bye for now (Sampai jumpa)
BBS = Be back soon (Segera kembali)
BBSD = Be back soon darling (Segera kembali, Sayang)
BCNU = Be seein' you (Sampai nanti)
BF = Boyfriend (Pacar)
BGWM = Be gentle with me (Jangan kasar padaku)
BMW = Be my wife (Maukah kau jadi istriku)
BRB = Be right back (Segera kembali)
BTW = By the way (Omong-omong)

C
Cm = Call me (Telepon aku)
Cu = See you (Sampai jumpa)
CUIMD = See you in my dreams (Sampai jumpa dalam mimpi)
Cul = See you later (Sampai ketemu lagi)
CUL8R = See you later (sampai ketemu lagi)

D
Dk = Don' t know (Tak tahu)
Dur? = Do you remember (Kau ingat?)

E
E2eg = Ear to ear grin (Menyeringai lebar)
EOD = End of discussion (Akhir perbincangan)
EOL = End of lecture (Akhir perkuliahan)

F
F? = Friends (Kawan)
F2F = Face to face (Berhadapan)
F2T = Free to talk (Bebas Bicara)
FITB = Fill in the Blank (Isi titik-titik, isi sendiri bagian yang kosong)
FYEO = For your eyes only. (Rahasia)
FYA = For your amusement (Untuk senang-senang)
FYI = For your information (Sebagai informasi)

G
GF = Girlfirend. (Pacar)
GG = Good Game (Ucapan ketika kedua pihak yang berseteru selesai melakukan
pertandingan)
Gr8 = Great (bagus)
GSOH = Good Salary, Own Home (Gaji OK, punya rumah)
GTSY = Glad to see you (Senang bertemu denganmu)

H
h2cus = Hope to see you soon (Kuharap kita akan segera bertemu lagi)
H8 = Hate (Benci)
HAGN = Have a good night (Selamat tidur)
HAND = Have a nice day (Selamat bersenang-senang)
hbtu = Happy birthday to you (Selamat ultah)
HldMeCls = Hold me close (Peluk aku erat-erat)
Ht4U = Hot for You ("Panas" untukmu)
H&K = Hugs and Kisses (Peluk cium)

I
IDK = I don't know (Aku tak tahu)
IIRC = If I recall correctly (Kalau tidak salah ingat)
IK = I know (Aku tahu)
ILU = I love you (Aku cinta kamu)
IMHO = In my humble opinion (Menurutku)
IMI = I mean it (Aku sungguh-sungguh)
IMBLuv = It must be Love (Ini pasti cinta)
IOW = In other words... (Dengan kata lain.)
IOU = I owe you (Aku berhutang padamu)
IUSS = If you say so (Baiklah)

J
J4F = Just for fun (Sekedar bersenang-senang)
JFK = Just for kicks (Iseng-iseng)
JstCllMe = Just call Me (Telepon saja aku)

K
KC = Keep cool (Tetap tenang, jangan langsung marah, dst)
KHUF = know how you feel (aku mengerti perasaanmu)
KIT = Keep in touch (hubungi aku terus)
KOTC = Kiss on the cheek (Cium pipi)
KOTL = Kiss on the lips (Cium bibir)

L
L8 = Late (Telat, malam)
L8r = Later (Nanti)
Lol = Laughing out loud (Tertawa terbahak-bahak)
LTNC = Long time no see (Lama tak jumpa)
LtsGt2gthr = Lets get together (Kita ketemu yuk)

M
M$ULkeCrZ = Miss you like Crazy! (Rindu kamu setengah mati)
M8 = Mate (Kawan, pasangan)
MC = Merry Christmas (Selamat Natal)
MGB = May God Bless (Semoga Tuhan Memberkati)
Mob = Mobile (Mobil, bergerak)
MYOB = Mind your own Business (Jangan ikut campur)

N
NA = No access (Tak boleh masuk, tak ada akses)
NC = No comment (Tak ada komentar)
NWO = No way out (Tak ada jalan keluar)

O
O4U = Only for you (Hanya untukmu)
OIC = Oh, I see. (Oh, begitu.)
OTOH = On the other hand (Di sisi lain)

P
PCM = Please call me (Tolong telepon aku)
PPL = People (Orang-orang)
Pls = Please

Q
QT = Cutie (Orang yang Lucu, imut, keren)

R
R = Are
RMB = Ring my Bell (Aku tak ingat, tolong ingatkan aku)
ROTFL = Roll on the floor laughing (Tertawa terpingkal-pingkal)
RU? = Are you? (Kamu?)
RU OK? = Are you Ok? (Kamu baik-baik saja?)

S
SC = Stay cool (Tenanglah.)
SETE = Smiling Ear to Ear (Tersenyum lebar)
SO = Significant Other (Pendamping)
SOL = Sooner or later (Cepat atau lambat)
SME1 = Some One (Seseorang)
SRY = Sorry (Maaf)
SWALK = Sent with a loving Kiss (Dikirim dengan cium mesra)
SWG = Scientific Wild Guess (Tebakan ilmiah)

T
T+ = Think positive (Berpikir positif)
T2ul = Talk to you later (Nanti kita bicara lagi ya.)
TDTU = Totally devoted to you (Cinta mati padamu)
Thx = Thanks (Terima kasih)
T2Go = Time to Go (Waktunya berpisah)
TIC = Tongue in Cheek (Ramah)
TMIY = Take me I'm yours (Aku milikmu)
TTFN = Ta ta for now. (Sampai jumpa)

U
U = You (Kamu)
UR = You are (Kamu)
URT1 = You are the one (kamulah orangnya)

V
VRI = Very (Sangat)

W
W4u = Waiting for you (Menantimu)
WAN2 = Want to (Ingin)
WLUMRyMe = Will you marry Me? (Maukah kau menikah denganku?)
WRT = With respect to (Salam hormat untuk)
WUWH = Wish you were here (Andai kau di sini)

X
X! = Typical Woman (Wanita biasa)
X = Kiss (Cium)
XclusvlyUrs = Exclusively Yours (Milikmu seorang)

Y
Y! = Typical Man (Pria biasa)
YBS = You'll be Sorry (Kau akan menyesal)

Z
Zzzz = Sleep (Tidur)

Campuran Angka, Simbol dan Huruf
:) atau :-) = Happy, smile (Senang, gembira, tersenyum)
:)) atau :-)) = Laughing (Ngakak)
:( atau :-( = Sad, bad (Sedih)
:(( atau :-(( = Crying (Nangis)
:P atau :-P = Menjulurkan lidah
:X atau :-X = Kiss and Hug (Peluk cium)
:/ atau :-/ = Confused (Bingung)
:O atau :-O = Screaming, Get Shocked (Teriak, Kaget)
O:) atau O:-) = Dizzy (Pening)
:"> = Ashamed (Malu)
;) = Flirting, blinking eye (mengerdipkan mata)
@WRK = At work (Sedang kerja)
2bctnd = To be continued. (Bersambung)
2d4 = To die for (Sangat berharga)
2g4u = Too good for you (Terlalu bagus untukmu)
2Ht2Hndl = Too hot to handle. (Tak bisa dipegang)
2l8 = Too late (Terlambat)
2WIMC = To whom it may concern (Kepada yang berkepentingan)
4e = Forever (Selamanya)
4yeo = For your eyes only (Rahasia)