Jumat, 27 Desember 2013

RINGKASAN DAN RESENSI BAHASA INDONESIA

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Resensi Dan Penerapannya
            Resensi adalah tulisan yang berisi ulasan pertimbangan, atau pembicaraan suatu karya  (sastra, nonsastra, film, drama, dan sebagainya) dengan tujuan untuk menyampaikan informasi kepada pembaca tentang sebuah karya apakah patut mendapat sambutan atau tidak. Simpulan resensi buku biasanya berusaha menykinkan pembaca agar membaca buku yang diulas.
Resensi buku berisi hal-hal berikut ini:
1.      Identitas buku yang memuat: judul buku , nama penulis , nama penerjemah (bila buku diterjemahkan),nama penerbit,dan tebal buku
2.      Gambaran umum isi buku.
3.      Analisis kelebihan dan kekurangan buku.
4.      Ciri-ciri bahasa yang digunakan penulis.
5.      Manfaat buku bagi pembaca.[1]

Agar dapat menghasilkan tukisan resensi yang sesuai syaratnya, Anda perlu melakukan cara atau langkah berikut:
1.      Menyimpulkan jenis buku/karya sastra yang akan diresensi setelah memahami isi secara keseluruhan.
2.      Menentukan isi dan masing-masing sasaran resensi
3.      Menyusun ulasan atau temuan dari analisis tiap aspek dari buku tersebut.
4.      Menyusun karangan/resensi.


Ada tiga pola tulisan resensi buku,yaitu meringkas,menjabarkan,dan mengulas:
1.        Meringkas (synopsis) berarti menyajikan semua persoalan buku secara padat dan jelas.Sebuah buku biasa nya menyajikan banyak persoalan. Persoalan-persoalan itu sebaik nya diringkas.
2.         Menjabarkan (deskripsi) berarti mengungkapkan hal-hal menonjol dari synopsis yang sudah dibuat.Jika perlu,bagian-bagian yang mendukung uraian itu dikutip.
3.         Mengulas berarti menyajikan uraian.

2.2 Tujuan Resensi Buku
Adapun tujuan dari kegiatan meresensi buku, yaitu:
1.         Membantu pembaca (umum) yang belum berkesempatan membaca buku yang dimaksud atau membantu mereka yang memang tidak punya waktu membaca buku. Dengan adanya resensi, pembaca setidaknya bisa mengetahui gambaran dan penilaian umum terhadap buku tertentu.
2.          Mengetahui kelemahan dan kelebihan buku yang diresensi. Dengan begitu, pembaca bisa belajar bagaimana semestinya membuat buku yang baik itu. Memang peresensi bisa saja sangat subjektif dalam menilai buku.
3.          Mengetahui latarbelakang dan alasan buku tersebut diterbitkan.
4.          Mengetahui perbandingan buku yang telah dihasilkan penulis yang sama atau buku-buku karya penulis lain yang sejenis. Peresensi yang punya “jam terbang” tinggi, biasanya tidak melulu melulu mengulas isi buku apa adanya. Biasanya,mereka juga menghadirkan karya-karya sebelumnya yang telah ditulis oleh pengarang buku tersebut, kalau tidak, biasanya juga menghadirkan buku-buku karya penulis lain yang sejenis.
5.          Bagi penulis buku yang diresensi, bisa sebagai masukan berharga bagi proses kreatif kepenulisan selanjutnya karena tak jarang peresensi memberikan.
2.3  Langkah-langka resensi
            Memilih jenis buku: Tentu setiap orang mempunyai hobi dan minat tertentu pada sebuah buku. Pada proses pemilihan ini akan lebih baik kalau kita fokus untuk meresensi buku-buku tertentu yang menjadi minat atau sesuai dengan latarbelakang pendidikan kita. (hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa seseorang tidak mungkin menguasai berbagai macam bidang sekaligus). Ini terkait dengan ”otoritas ilmiah”.Hal ini tidak berarti membatasi tau melarang-larang orang untuk meresensi buku.Tapi hanya soal siapa berbicara apa.
            Usahakan buku baru. Ini jika karya resensi akan dipublikasikan di media cetak. Buku-buku yang sudah lama tentu kecil kemungkinan akan termuat karena dinilai sudah basi dengan asumsi sudah banyak yang membacanya sehingga tidak mengundang rasa penasaran. Untuk buku-buku lama (yang diniatkan sekedar untuk berbagi ilmu) tetap bisa diresensi dan dipublikasikan misalnya lewat blog (jurnal personal).
Jangan lupa mengadakan orientasi terhadap pengarang seperti yang dikatakan Kustadi Suhandang yaitu dengan memenuhi rasa ingin tahu pembaca tentang buku-buku lain yang pernah ditulis oleh pengarang. Apakah buku itu sejalan dengan pekerjaan penulis dan apakah buku itu merupakan karya baru. (Suhandang, 2004:12)

2.4 Struktur dari resensi adalah sebagai berikut :
1.      Tema resensi,tujuan nya untuk menarik pembaca
2.      Deskripsi isi buku dengan deskripsi,pembaca yang belum tahu,dapat memperoleh gambaran tentang isi buku tersebut .
3.      Jenis buku
4.      Keunggulan dan kekurangan buku
5.      Nilai buku



KESIMPULAN

            Dalam ringkasan dan resensi terdapat tiga asas pokok yang penting yaitu sebagai berikut:
1. Pengertian ringkasan dan ikhtisar
2. Cara membuat ringkasan
3. Pengertian resensi dan penerapan nya
             Tiga asas pokok diatas mempunyai arti yang berbeda. Ringkasan mempunyai kata lain yaitu précis,yang mempunyai arti memotong atau memangkas . jadi ringkasan itu dapat diartikan sebagai tulisan yang ringkas dan menulis karangan secara singkat . ringkasan berbeda dengan ikhtisar walaupun kedua istilah itu sering disamakan .
Resensi dapat di artikan sebagai tulisan yang mempunyai isi seperti ulasan mengenai kelemahan buku dan kelebihan buku .Dengan demikian dari tiga asas di atas mempunyai arti yang berbeda.


DAFTAR PUSTAKA

Prof.Dr.Keraf Gorys.1994.Komposisi.Cv Graha Pustaka.Jakarta
http.//tentangndha.blogspot.com/pengertian-rangkuman-ringkasan.html/ tanggal     14 November 2013,Jam 15:17










[1] Bahasa indosia sma/ips,detik-detik intan perwira hlm 51


Disusun oleh:
Intan Pertiwi           
Pasya Putri Orica    
Susi Sumisih            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar